Aku dipinjami tuhan suatu alat bantu untuk melihat yang jika aku pakai, maka segala sesuatu yang kelihatan justeru menjadi tak terlihat. Alat itu (guess what) bernama 'kebeningan,' yang melaluinya tak ada lagi yang namanya 'segala sesuatu' karena segala sesuatu menjadi 'membening,' bagaikan sekantung kelereng bening yang tenggelam di air yang bening sehingga manusia tak dapat membedakan lagi antara kelereng dan air.
Alat bantu itu, kebeningan itu, adalah allah. Dan segala sesuatu pun menjadi allah, karena sejatinya segala sesuatu itu hanyalah allah semata...
