Senin, 24 Maret 2008

menerima itu ya jangan sembari tidak terima

beberapa waktu lalu, teman diriku (atau jangan-jangan malah diriku sendiri ya) mengeluhkah tentang kondisi kehidupan dirinya yang keliatannya kok makin susah ya.... well, tulisan ini bukan berarti petunjuk bahwa diri ini tan keluh kesah, tan gerundelan lho. kendati sama mengeluhnya, namun dengan tuntunan Sang Kebeningan, segera saja ingatan ini pun 'aligned' dengan Sang Ingatan... dan keluh kesah pun segera bertransformasi menjadi ucapan syukur... karena yang teringat adalah... bahwa apa pun... yak sodara-sodara sekali lagi apa pun yang manusia tengah 'alami' detik ini juga (saat dirimu membaca tulisan ini), maka manusia tengah menerima Yang Terbaik dari gusti pengeran.... persoalannya, seringkali Yang Terbaik itu tidak bisa diterima oleh manusia semata-mata karena Yang Terbaik itu 'bukan' yang terbaik menurut (ukuran) manusia... hehehehe, manusia... manusia.... jika schedule nya tiba, mungkin manusia akan (di) sadar (kan) bahwa Dia itu Maha Penyedia... dan 'kualitas' Nya Yang Absolutlah yang menjadikan 'apapun' sebagai Yang Terbaik... so, sebenarnya, upaya atau ikhtiar manusia itu hanyalah berlatih 'menggembala' kan pikiran serta nafsunya agar mampu.... MENERIMA...

Tidak ada komentar: